Pengertian dan Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar (Liberal) beserta Contoh, Kelebihan dan Kelemahannya

Minggu, 02 April 2017

Pengertian dan Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar (Liberal) beserta Contoh, Kelebihan dan Kelemahannya

Sistem ekonomi liberal disebut juga dengan sistem ekonomi pasar bebas atau sistem ekonomi laissez faire. Sistem ekonomi liberal merupakan suatu sistem perekonomian yang memberikan kebebasan sepenuhnya dalam segala bidang perekonomian kepada masing-masing individu untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Filsafat atau ideologi yang menjadi landasan kepada sistem ekonomi liberal ini ialah bahwa setiap unit pelaku kegiatan ekonomi diberi sebuah kebebasan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang akan memberikan keuntungan kepada dirinya, maka pada waktu yang sama masyarakat akan mendapatkan keuntungan juga.

Dengan demikian setiap orang akan bebas bersaing dengan orang lain dalam bidang ekonomi. Adam Smith dalam bukunya yang berjudul The Wealth of Nation (1776) juga menunjukkan bahwa kebebasan berusaha didorong oleh kepentingan ekonomi pribadi merupakan pendorong kuat menuju kemakmuran bangsa. Hal ini menunjukkan bahwa sebuah sistem pasar bebas ini bisa menciptakan efisiensi yang cukup tinggi dalam mengatur kegiatan perekonomian.

Berikut ini adalah pembahasan tentang sistem ekonomi pasar yang meliputi pengertian sistem ekonomi liberal, pengertian sistem ekonomi pasar, contoh sistem ekonomi pasar, contoh sistem ekonomi liberal, ciri ciri sistem ekonomi liberal, ciri ciri sistem ekonomi pasar, kelebihan sistem ekonomi pasar, kelemahan sistem ekonomi pasar, kelebihan sistem ekonomi liberal, kelemahan sistem ekonomi liberal, kebaikan sistem ekonomi pasar, negara yang menganut sistem ekonomi liberal.

Pengertian Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)

Sistem ekonomi liberal disebut juga sistem ekonomi pasar, yaitu sistem ekonomi di mana pengelolaan ekonomi diatur oleh kekuatan pasar (permintaan dan penawaran) . 
Sistem ekonomi ini menghendaki adanya kebebasan individu dalam melakukan kegiatan ekonomi. Artinya setiap individu diakui keberadaannya dan mereka bebas bersaing. Setiap pelaku ekonomi didorong untuk melakukan yang terbaik agar ia memperoleh laba sebesar- besarnya.
Contoh negara yang menganut Sistem ekonomi pasar atau liberal adalah negara-negara Eropa Barat (Inggris, Jerman, Belanda), Amerika Serikat dan Australia.

Ciri-ciri Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)

Adapun ciri-ciri sistem ekonomi liberal adalah:
  1. adanya pengakuan terhadap hak individu,
  2. setiap manusia adalah homo economicus,
  3. kedaulatan konsumen dan kebebasan dalam konsumsi,
  4. menerapkan sistem persaingan bebas,
  5. motif mencari laba terpusat pada kepentingan sendiri,
  6. peranan modal sangat penting,
  7. peranan pemerintah dibatasi.

Kelebihan (Kebaikan) Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)

Kebaikan sistem ekonomi liberal (sistem ekonomi pasar) adalah:
  1. setiap orang bebas menentukan perekonomian sendiri,
  2. setiap orang bebas memiliki alat produksi sendiri,
  3. kegiatan ekonomi lebih cepat maju karena persaingan,
  4. produksi didasarkan kebutuhan masyarakat.

Kelemahan Sistem Ekonomi Pasar (Liberal)

Kelemahan sistem ekonomi pasar (sistem ekonomi liberal):
  1. mengakibatkan adanya eksploitasi terhadap orang lain,
  2. menimbulkan monopoli,
  3. terjadinya kesenjangan pendapatan,
  4. rentan terhadap krisis ekonomi. 

0 komentar:

Posting Komentar