Gambar Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar dan Dalam Beserta Fungsinya

Gambar Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar dan Dalam Beserta Fungsinya

Alat reproduksi adalah organ-organ yang berperan dalam serangkaian proses dengan tujuan untuk berkembang biak atau memperbanyak keturunan. Manusia harus memiliki organ – organ reproduksi dengan fungsi dan dalam keadan normal bila ingin mendapatkan keturunan. Alat reproduksi wanita berbeda dengan alat reproduksi laki-laki. Bila dibandingkan dengan pria, organ reproduksi wanita lebih rumit karena terdiri dari dua cabang ovarium. Setiap bulan pada wanita normal, secara bergantian kedua ovarium tersebut akan memproduksi sel telur, dan jika sel telur tersebut tidak dibuahi maka akan terjadi menstruasi.Pada organ reproduksi wanita juga memiliki beberapa kelenjar yang mempunyai peran masing masing.

Secara garis besar ada 2 kelompok dalam pembagian alat reproduksi wanita yaitu alat reproduksi (genetalia) luar (dapat dilihat karena di permukaan tubuh) dan Alat reproduksi (genetalia) dalam(yang tidak terlihat karena letaknya di rongga panggul).Tentunya ketahui juga bagaimana cara perawatan organ reproduksi wanita agar terlepas dari gangguan kesehatan reproduksi yang sering sekali menyerang pada wanita. Seperti kanker serviks,kista maupun miom. Dimana begitu pentingnya pemahaman tentang kesehatan organ dalam reproduksi wanita untuk diketahui. Di sini anda bisa menemukan informasi tentang alat reproduksi wanita bagian dalam maupun luar beserta fungsinya secara lengkap. Anatomi sistem reproduksi wanita sangat penting sekali untuk anda pahami dan ketahui, supaya anda mengetahui apabila terdapat kelainan alat reproduksi wanita pada khususnya. Untuk itu betapa pentingnya merawat alat reproduksi wanita dengan menjaga kebersihannya agar terhindar dari berbagai macam jenis penyakit yangmenyerang organ reproduksi kewanitaan.

Untuk mengetahui lebih jauh lagi tentang alat reproduksi manusia maka pembahasan kali ini akan membahas tentang alat reproduksi wanita, gambar alat reproduksi wanita, fungsi alat reproduksi wanita, dan alat reproduksi wanita bagian luar dan dalam.

Alat reproduksi wanita

Saat dilahirkan seorang anak wanita telah mempunyai alat reproduksi yang lengkap, tetapi belum berfungsi sepenuhnya.

Alat reproduksi ini akan berfungsi sepenuhnya saat seorang wanita telah memasuki masa pubertas. Alat reproduksi wanita terdiri atas vulva, va-gina, serviks, rahim, tuba fallopi, dan ovarium. 

Alat reproduksi wanita bagian dalam

a. V-agina

Vag-ina adalah saluran yang elastis, panjangnya sekitar 8-10 cm, dan berakhir pada rahim. Va-gina dilalui darah pada saat menstruasi dan merupakan jalan lahir. Karena terbentuk dari otot, va-gina bisa melebar dan menyempit.

Kemampuan ini sangat hebat, terbukti pada saat melahirkan v-agina bisa melebar seukuran bayi yang melewatinya. Pada bagian ujung yang terbuka, va-gina ditutupi oleh sebuah selaput tipis yang dikenal dengan istilah selaput dara.
Gambar Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar dan Dalam Beserta Fungsinya
Gambar: Alat Reproduksi Wanita Lengkap

Bentuknya bisa berbeda-beda setiap wanita. Selaput ini akan robek pada saat bersanggama, kecelakaan, ma-sturbasi/o-nani yang terlalu dalam, olah raga dan sebagainya.

b. Serviks

Serviks disebut juga dengan mulut rahim. Serviks ada pada bagian terdepan dari rahim dan menonjol ke dalam vagina, sehingga berhubungan dengan bagian va-gina. Serviks memproduksi cairan berlendir.

Pada sekitar waktu ovulasi, mukus ini menjadi banyak, elastis, dan licin. Hal ini membantu spermatozoa untuk mencapai uterus. Saluran yang berdinding tebal ini akan menipis dan membuka saat proses persalinan dimulai.

c. Rahim

Rahim disebut juga uterus. Alat ini memiliki peranan yang besar dalam reproduksi wanita. Tahukah kamu peranan rahim bagi wanita? Rahim berperan besar saat menstruasi hingga melahirkan.

Bentuk rahim seperti buah pear, berongga, dan berotot. Sebelum hamil beratnya 30-50 gram dengan ukuran panjang 9 cm dan lebar 6 cm kurang lebih sebesar telur ayam kampung.

Tetapi saat hamil mampu membesar dan beratnya mencapai 1000 gram. Rahim berfungsi sebagai tempat untuk perkembangan embrio menjadi janin.

Dinding rahim memiliki banyak pembuluh darah sehingga dindingnya menebal ketika terjadi pertumbuhan janin.

Rahim terdiri atas 3 lapisan, yaitu:
  1. Lapisan parametrium, merupakan lapisan paling luar dan yang berhubungan dengan rongga perut.
  2. Lapisan miometrium merupakan lapisan yang berfungsi mendorong bayi keluar pada proses persalinan (kontraksi).
  3. Lapisan endometrium merupakan lapisan dalam rahim tempat menempelnya sel telur yang sudah dibuahi. Lapisan ini terdiri atas lapisan kelenjar yang berisi pembuluh darah.
Gambar Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar dan Dalam Beserta Fungsinya
Gambar: Alat Kelamin Wanita Bagian Dalam

d. Ovarium

Kamu pasti pernah mendengar tentang ovarium. Apa yang kamu ketahui tentang ovarium? Ovarium menghasilkan ovum. Ovarium disebut juga dengan indung telur. Letak ovarium di sebelah kiri dan kanan rongga perut bagian bawah.

Ovarium berhasil memproduksi sel telur jika wanita telah dewasa dan mengalami siklus menstruasi. Setelah sel telur masak, akan terjadi ovulasi yaitu pelepasan sel telur dari ovarium. Ovulasi terjadi setiap 28 hari. Sel telur disebut juga dengan ovum.

e. Tuba fallopi

Tuba fallopi disebut juga dengan saluran telur. Saluran telur adalah sepasang saluran yang berada pada kanan dan kiri rahim sepanjang +10 cm. Saluran ini menghubungkan rahim dengan ovarium melalui fimbria.

Ujung yang satu dari tuba fallopii akan bermuara di rahim sedangkan ujung yang lain merupakan ujung bebas dan terhubung ke dalam rongga abdomen.Ujung yang bebas berbentuk seperti umbai dan bergerak bebas.

Ujung ini disebut fimbria dan berguna untuk menangkap sel telur saat dilepaskan oleh ovarium. Dari fimbria, telur digerakkan oleh rambutrambut halus yang terdapat di dalam saluran telur menuju ke dalam rahim.

Kamu telah mengenal alat-alat reproduksi wanita, tahukah kamu bagaimana terbentuknya ovum? Proses pembentukan ovum disebut oogenesis dan terjadi di ovarium.

Pembentukan ovum diawali dengan pembelahan mitosis lapisan luar ovarium untuk membentuk oogonium yang diploid.

Tahukah kamu bahwa setiap oogonium dilapisi oleh sel folikel? Keseluruhan struktur ini disebut folikel primer.

Ketika folikel tumbuh, oosit primer membelah secara meiosis I menghasilkan satu oosit sekunder dan badan kutub. Oosit sekunder kemudian berkembang menjadi ovum haploid yang siap untuk dibuahi oleh sperma.

Alat Reproduksi Bagian Luar (Vulva)

Gambar Alat Reproduksi Wanita Bagian Luar dan Dalam Beserta Fungsinya
Gambar: Alat Kemaluan Wanita Bagian Luar

Alat kelamin wanita bagian luar atau vulva terdiri dari daru mons pubis, labia majora, labia minora, lubang v-agina, saluran kemih dan klitoris.
Pernahkah kamu mendengar tentang vulva?

  1. Vulva merupakan daerah yang menyelubungi vagina. Vulva terdiri atas mons pubis, labia, kl-itoris, daerah ujung luar va-gina, dan saluran kemih.
  2. Apakah yang dimaksud dengan mons pubis, labia, dan klitoris?
  3. Mons pubis adalah gundukan jaringan lemak yang terdapat di bagian bawah perut.
  4. Daerah ini dapat dikenali dengan mudah karena tertutup oleh rambut pubis. Rambut ini akan tumbuh saat seorang gadis beranjak dewasa.
  5. Labia adalah lipatan berbentuk seperti bibir yang terletak di dasar mons pubis. Labia terdiri dari dua bibir, yaitu bibir luar (Labia majora) dan bibir dalam (labia minora).
  6. Bibir luar disebut labium mayora, merupakan bibir yang tebal dan besar. Sedangkan bibir dalam disebut labium minora, merupakan bibir tipis yang menjaga jalan masuk ke v-agina. Klitoris terletak pada pertemuan antara ke dua labia minora
  7. Organ klitoris, merupakan bagian v-agina yang berbentuk tonjolan kecil yang sering kali disebut klentit. 
Adapun orificium uretra adalah muara saluran kencing yang letaknya tepat di bawah organ klitoris.

Di bagian bawah saluran kencing yang mengelilingi tempat masuk ke v-agina, terdapat himen yang dikenal dengan nama selaput darah dan dasar mons pubis.

Ukurannya sangat kecil sebesar kacang polong, penuh dengan sel saraf sensorik dan pembuluh darah. Alat ini sangat sensitif dan berperan besar dalam fungsi se-ksual.

Kelainan alat reproduksi wanita:

4 masalah kelainan alat reproduksi wanita  secara umum yang sering terjadi pada sistem reproduksinya. Sering terjadi banyak perempuan baik yang muda maupun tua mengeluhkan adanya masalah pada sistem reproduksi mereka. Beberapa keluhan yang dirasakan pada organ reproduksi wanita ini, sehingga banyak wanita yang ingin mengetahui apakah alat reproduksi mereka normal atau tidak. Dan berikut ini dapat anda ketahui beberapa kelainan alat reproduksi wanita atau gangguan yang terjadi pada alat system reproduksi wanita yang harus anda ketahui dan yang paling umum dikeluhkan.

1).Masalah kelainan alat reproduksi wanita yang berhubungan dengan vulva dan vagina

Vulvovaginitis
Adalah dimana terjadinya suatu peradangan pada vulva dan v-agina yang disebabkan oleh iritasi ( seperti sabun mandi atau sabun cuci). Dan hal ini disebabkan karena tidakdikelola dengan baik dalam menjaga kebersihanalat reproduksi, seperti membilas dari belakang ke depan setelah buang air, bukan sebaliknya. Dan hal ini dapat menyebabkan suatu peradangan. Gejala yang ditimbulkan dari vulvovaginitis ini adalah timbulnya rasa gatal dan kemerahan pada area vagina dan vulva, dan dari v-agina terkadang keluar cairan.

Perdarahan nonmenstrual
Dimana hal ini terjadi akibat penumpukan partikel asing dalam va-gina, contohnya ada tisu toilet. Peluruhan uterus juga menjadi penyebab pendarahan, yaitu kondisi dimana mucus membrane uretra mencuat keluar dari vagina, serta membentuk jaringan lunak berbentuk seperti lingkaran cincin yang mudah berdarah. Cendera saat bersepedajuga dapat menyebabkan pendarahan nonmenstrual yaitu kondisi dimana vagina terantuk frame sepeda, atau diakibatnya terjadinya pelecehan hubungan badan.

2. Masalah kelainan alat reproduksi wanita yang berhubungan dengan indung telur dan tuba valopi:

Kehamilan ektopik
Kondisi dimana berkembangnya zigot di luar rahim di saat telur dibuahi, dan biasanya pada tuba falopi zigot ini melekat. Dan wanita yang mengalami kondisi ini dapat mengalami suatu kondisi nyeri perut yang parah, dan harus dikonsultasikan ke dokter dengan segera karena biasanya operasi adalah jalan yang harus ditempuh oleh pasien.

Endometriosis
Adalah jaringan halus pembentuk uterus yang ditemukan berkembang di luar uterus seperti di indung telur, tuba falopi, atau bagian lain rongga panggul. Dan endometriosis dapat menyebabkan nyeri pada panggul, kemudian mengalami suatu pendarahan abnormal, dan meraskan menstruasi yang menyakitkan

Tumor indung telur
Bisa saja hal ini terjadi,walaupun sebenarnya jarang. Wanita akan mengalami nyeri pada perut bagian atas dan tekanan yang dirasakan dalam abdomen jika wanita tersebut memiliki tumor indung telur. Dan kondisi ini harus diperlukan prosedur pengangkatan tumor dengan segera.

Kista indung telur
Adalah kelenjar abnormal yang terbentuk dalam indung telur berisikan cairan atau material semi-padat lain. Pada umumnya kista tergolong tidak mengkhawatirkan dan umum terjadi, kecuali kelenjar terus bertambah membesar. Diman hal yang berbahaya adalah jika kista besar dapat menekan organ di sekelilingnya, dan menyebabkan perut terasa nyeri. Kista akan menghilang dengan sendirinya pada kebanyakan khasus dan tidak perlu suatu perawatan khusus dalam menangani kista. Namun jika kista terasa menyakitkan maka untuk menghentikan pertumbuhannya, dokter akan meresepkan pil KB serta melakukan prosedur pengangkatan kista dengan operasi.

Sindrom ovarium polisistik
Dimana pada ovarium terjadi gangguan hormon yang menyebabkan peningkatan produksi androgen. Dan kondisi ini akan menyebabkan indung telur membesar danmenumbuhkan kista. Pada saat remaja sindrom ovarium polisistik ini akan timbul untuk pertama kalinya. Dan kondisi ini tergantung dari keparahan kondisi dan tipenya, dan dapat ditangani dengan obat pengontrol keseimbangan hormone dan menstruasi.

3).Masalah kelainan alat reproduksi wanita yang berhubungan dengan menstruasi

Pada perempuan muda seringkali mengeluhkan masalah menstruasi. Dan beberapa kondisi yang umum dikeluhkan, termasuk:

Dysmenorrhea 
Adalah periode menstruasi yang menyakitkan.
Menorrhagia, adalah periode menstruasi di mana volume perdarahan yang terjadi sangat banyak dan berat.

Oligomenorrhea
Adalah kondisi di mana seorang perempuan memiliki periode menstruasi yang tidak teratur atau melewati jadwal menstruasinya, walaupun ia sudah pernah menstruasi dengan teratur sebelumnya dan tidak sedang hamil.

Amenorrhea
Terjadi saat seorang perempuan belum memulai periode menstruasinya setelah beranjak 16 tahun atau 3 tahun setelah masa pubertas, belum menunjukkan tanda-tanda pubertas saat berusia 14 tahun, atau memiliki periode menstruasi yang normal tetapi berhenti menstruasi mendadak tanpa alasan yang diketahui (selain kehamilan).

4).Masalah kelainan alat reproduksi wanita yang berhubungan dengan sistem reproduksi

Penyakit berhubungan badan menular (STD/STI), 
Termasuk radang panggul (PID), HIV/AIDS, human papillomavirus (HPV), sifilis, raja singa (gonorrhea), dan herpes (HSV). DImana penularan penyakit ini melalui aktivitas hubungan badan, dari satu orang ke orang lainnya.

Sindrom syok racun atautoxic shock syndrome. 
Penyakit ini mematikan meskipun jarang terjadi,dan yang menjadi penyebabnya adalah racun yang dilepaskan ke dalam tubuh.Selama infeksi bakteria yang akan berkembang jika tampon dibiarkan terlalu lama di dalam vagina. Gejala yang ditimbulkan penyakit ini seperti demam tinggi, diare, muntah, dan syok

Jika anda memiliki tanda dan gejala tertentu dari suatu masalah atau kelainan pada sistem reproduksi.Maka sebaiknya segera periksakan diri anda agar dapat diketahui secara pasti apakah terjadi kelainan pada alat organ reproduksi wanita.

0 komentar:

Posting Komentar