Pembahasan Tema 8, Subtema 1, Pembelajaran 5, Perbedaan Waktu Dan Pengaruhnya

Jumat, 17 Maret 2017

Pembahasan Tema 8, Subtema 1, Pembelajaran 5, Perbedaan Waktu Dan Pengaruhnya

Sekarang kita ada di Tema 8, Subtema 1, Pembelajaran 1. Fokus pembelajaran kali ini adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia, PPKn, dan IPS.

Perbedaan Waktu dan Pengaruhnya.

Tahukah kamu bahwa kita tinggal di planet Bumi. Di planet Bumi terjadi siang dan malam, perbedaaan waktu, dan lain-lain. Nah saat ini, kita akan belajar tentang perbedaan waktu yang ada di Bumi. Apa penyebabnya dan apa pengaruhnya bagi Bumi kita, ya? Ayo, kita pelajari!

Ayo Amati
Saat Udin bangun pagi, ia teringat mimpinya semalam. Ia bermimpi bertemu teman-teman lama yang berada di daerah lain di Indonesia. Udin rindu ingin bertemu mereka. Ia kemudian bertanya dalam hati, sedang melakukan apa mereka disana saat ini. Yuk, kita amati kegiatan teman-teman Udin di bawah ini.

  • Batusangkar, Sumatera Barat Pukul 05.00 WIB
Sayup-sayup terdengar ayam berkokok. Buyung menggeliat malas untuk membuka matanya. Sejuk pagi masih terasa. Tetapi Buyung harus segera bangun untuk menunaikan ibadah pagi dan bersiap-siap ke sekolah
  • Mamuju, Sulawesi Barat Pukul 06.00 WITA
Alang mengayuh sepedanya perlahan. Tidak terlalu jauh jarak dari rumah ke sekolahnya. Cukup 20 menit mengayuh, ia sudah tiba di sekolah. Masih ada waktu 10 menit, sebelum bel masuk berbunyi. Alang selalu ingin datang lebih awal, agar ada waktu sejenak untuk bermain dengan teman-teman sebelum mulai belajar. 
  • Jailolo, Maluku Utara Pukul 07.00 WIT
Ferdy membaca sekilas soal di kertasnya dengan tersenyum. Hari ini ulangan matematika pada jam pertama. Kemarin sore, Ferdy sudah belajar dengan teman-temannya. Ia yakin, soal yang diberikan Pak Sammy dapat dikerjakannya dengan mudah.

Waktu menunjukkan pukul 19.00 WIB, 20.00 WITA, 21.00 WIT
  • Batusangkar, Sumatera Barat Pukul 19.00 WIB
Buyung menyendok nasi dan sayur ke piringnya. Buyung dan keluarganya makan malam bersama, menikmati masakan ibu. Pada waktu makan malam, mereka biasa bertukar cerita tentang kegiatan hari itu. Buyung bersyukur, ayah jarang pulang malam dari tempatnya bekerja. Waktu makan malam selalu menjadi waktu keluarga yang dinanti.
  • Mamuju, Sulawesi Barat Pukul 20.00 WITA
Alang tekun mengerjakan PR nya. Tidak terlalu banyak PR hari ini, dan Alang sudah mencicil tugasnya sejak beberapa hari yang lalu. Satu jam lagi Alang sudah harus bersiap-siap tidur. Pada hari sekolah, ibu tidak mengizinkan Alang menonton televisi. Alang paham, karena ibu ingin ia konsentrasi untuk belajar.
  • Jailolo, Maluku Utara Pukul 21.00 WIT
Hujan rintik masih terdengar di luar. Dingin udara malam mulai terasa. Ferdy sudah akan berselimut di tempat tidurnya. Kantuk mulai datang, namun Ferdy masih mencoba untuk menyelesaikan membaca beberapa halaman bukunya. Ia terbiasa membaca buku sebelum tidur. Namun, Ferdy tidak membaca sambil tiduran.

Tuliskan perbedaan berdasarkan wilayah waktu yang kamu temui pada peta. Bagaimana perbedaan itu memengaruhi kegiatan teman-teman Udin yang diceritakan di atas! Menurutmu, apa penyebab perbedaan itu?

embagian wilayah waktu di Indonesia - secara astronomis, Bumi terdiri atas garis bujur dan garis lintang. Garis bujur adalah garis imajinasi yang menghubungkan Kutub Utara & Kutub Selatan Bumi. Garis bujur digunakan sebagai pedoman untuk pembagian wilayah waktu. Bumi berputar pada porosnya. Hal ini disebut sebagai rotasi. Bumi berotasi satu kali putaran penuh membentuk lingkaran 360 derajat selama 24 jam. Untuk berputar 1 derajat Bumi membutuhkan waktu 4 menit. Bila Berputar 15 derajat maka Bumi membutuhkan waktu 1 jam. Jadi,setiap tempat di muka Bumi yang mempunyai selisih garis bujur 15 derajat akan mempunyai perbedaan waktu 1 jam. Wilayah Indonesia terletak pada garis bujur 95 derajat BT - 141 derajat BT. Setiap wilayah waktu terdiri dari 15 derajat garis bujur. Setiap wilayah waktu mempunyai selisih waktu 1 jam. Pembagian wilayah waktu di Indonesia terdiri atas Waktu Indonesia Barat (WIB), Waktu Indonesia Tengah (WITA) , dan Waktu Indonesia Timur (WIT).


Adapun penjelasan mengenai tiga bagian waktu di Indonesia adalah

Waktu Indonesia Barat (WIB)
WIB mempunyai acuan waktu pada garis bujur 105 derajat BT. Wilayah yang termasuk Waktu Indonesia Barat adalah Pulau Sumatera, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Pulau Jawa, Pulau Madura, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. WIB mempunyai selisih waktu tujuh jam lebih awal dari GMT. Jadi, bila di Jakarta pukul 07.00 WIB pagi maka di Greenwich pukul 00.00 GMT dini hari.

Waktu Indonesia Tengah (WITA)
WITA mempunyai acuan waktu pada garis bujur 120 derajat BT. Wilayah yang termasuk WITA adalah pulau Sulawesi, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, dan pulau-pulau kecil di sekitarnya. WITA mempunyai selisih waktu 8 jam lebih awal dari GMT. jadi bila di Mataram pukul 08.00 Wita pagi hari maka di Greenwich pukul 00.00 GMT dini hari.

Waktu Indonesia Timur (WIT)
WIT mempunyai acuan waktu pada garis bujur 135 derajat BT. Wilayah yang termasuk WIT adalah Pulau Papua, Kepulauan Maluku, dan pulau pulau di sekitarnya. WIT mempunyai selisih waktu 9 jam lebih awal dari GMT. Jadi, bila Ambon pukul 09.00 WIT pagi hari, maka di Greenwich Pukul 00.00 GMT dini hari.
Tahukah kamu bahwa kita tinggal di planet Bumi. Di planet Bumi terjadi siang dan malam, perbedaaan waktu, dan lain-lain. Wilayah Indonesia memiliki pembagian daerah waktu yang berbeda-beda. Perbedaan waktu ini akan memengaruhi kegiatan yang dilakukan sehari-hari.

Ayo Cari Tahu
Ada perbedaan kegiatan Udin dengan kegiatan teman-temannya pada waktu yang sama. Oleh karena itu, Udin ingin mengetahui apa yang menjadi dasar pembagian waktu di Indonesia dan di dunia.

Kamu akan membantu Udin untuk memahaminya melalui kegiatan berikut.
1. Amati gambar peta berikut atau bola dunia yang ada di kelasmu!




2. Amati garis yang melintang dalam globe/petamu yang membelah Bumi menjadi belahan utara dan selatan.
3. Amati pula garis membujur yang membelah Bumi menjadi belahan barat dan timur.
 Garis lintang adalah garis imajinasi yang melingkari Bumi, seolah membelah Bumi menjadi belahan Bumi bagian utara atau Lintang Utara (LU) dan belahan Bumi bagian selatan atau Lintang Selatan (LS). Garis lintang tersebut digunakan sebagai pedoman pembagian iklim suatu wilayah.
Sementara itu, garis bujur adalah garis imajinasi yang membujur seolah membelah Bumi menjadi belahan barat atau Bujur Barat (BB) dan belahan timur atau Bujur Timur (BT). Garis bujur digunakan sebagai pedoman perbedaan waktu suatu wilayah.
Jika kita amati, belahan garis Bujur Barat (BB) dan garis Bujur Timur (BT) berpusat pada 0 derajat dan melalui Kota Greenwich dekat London, Inggris. Oleh karenanya, kota itu ditetapkan sebagai penentu waktu internasional.
Bumi kita berputar membentuk lingkaran 360 derajat dan membutuhkan waktu 24 jam untuk satu kali putaran. Sehingga saat Bumi berputar 1 derajat Bumi membutuhkan waktu 4 menit. Bila Berputar 15 derajat maka Bumi membutuhkan waktu 1 jam. Berdasarkan perhitungan itulah setiap tempat di muka Bumi yang mempunyai selisih garis bujur 15 derajat akan mempunyai perbedaan waktu 1 jam.
Ayo Bacalah
Bumi kita berputar membentuk lingkaran 360 derajat dan membutuhkan waktu 24 jam untuk satu kali putaran. Apa akibat perputaran tersebut? Untuk mengetahuinya, amati bola dunia/peta dunia serta garis yang tampak di dalamnya. Tahukah kamu, garis yang tampak pada bola dunia atau peta dunia itu disebut garis lintang (paralel) dan garis bujur (meridian). Garis lintang adalah garis imajinasi yang melingkari Bumi. Garis ini seolah-olah membelah Bumi menjadi belahan Bumi bagian utara atau Lintang Utara (LU) dan belahan Bumi bagian selatan atau Lintang Selatan (LS). Garis lintang itu digunakan sebagai pedoman untuk pembagian wilayah iklim.

Sementara itu, garis bujur adalah garis imajinasi membujur yang membelah Bumi menjadi belahan barat dan belahan timur. Belahan barat disebut garis Bujur Barat (BB), sedangkan belahan timur disebut garis Bujur Timur (BT). Garis bujur digunakan sebagai pedoman untuk pembagian wilayah waktu.

Jika kita amati, belahan garis Bujur Barat (BB) dan garis Bujur Timur (BT) berpusat pada 0 derajat yang melalui Kota Greenwich dekat London, Inggris. Oleh karenanya, kota itu ditetapkan sebagai penentu waktu internasional.

Saat Bumi berotasi 1 derajat, maka Bumi membutuhkan waktu 4 menit. Namun apabila berputar 15 derajat, maka Bumi membutuhkan waktu 1 jam. Berdasarkan perhitungan itulah, setiap tempat di muka Bumi yang mempunyai selisih garis bujur 15 derajat akan mempunyai perbedaan waktu 1 jam.

Ayo Bacalah
Selain perbedaan waktu, ada juga perbedaan lain yang ada di Indonesia. Kehidupan bermasyarakat yang penuh perbedaan dan keragaman mengakibatkan adanya saling ketergantungan antaranggota masyarakat. Kebiasaan saling ketergantungan dapat dilihat langsung oleh Udin dalam keseharian di sekelilingnya.
Bacalah cerita Udin di bawah ini!
Cerita 1
Paman Udin bernama Pak Rohadi. Pak Rohadi memiliki pabrik cokelat yang cukup besar di pinggiran kota Jakarta. Produksi pabrik cokelat Pak Rohadi sudah merambah ke pasar internasional. Uniknya, lahan dan iklim di Jakarta tidak memungkinkan untuk bercocok tanam cokelat. Oleh karena itu, Pak Rohadi membeli biji cokelat (kakao) dari Pak Yunius. Pak Yunius pemilik lahan kakao seluas 3 hektar di Papua. Pak Yunius sangat senang karena biji cokelat miliknya ada yang membeli. Pak Yunius mendapatkan uang dari menjual biji coklat ke pak Rohadi.

Apa yang dilakukan Pak Rohadi kepada Pak Yunius?
  • Pak Rohadi membeli biji cokelat (kakao) dari Pak Yunius.
Apa yang dilakukan Pak Yunius kepada Pak Rohadi?
  • Menjual biji coklat ke pak Rohadi.
Adakah ada saling ketergantungan antara Pak Rohadi dan Pak Yunius?
  • Ya, terjadi saling ketergantungan antara Pak Rohadi dan pak Yunius dimana Pak Rohadi membutuhkan kakao yang ditanam Pak Yunius untuk pabrik cokelatnya, dan Pak Yunius membutuhkan Pak Rohadi untuk membeli biji cokelat miliknya dan mendapatkan uang.
Cerita 2
Setelah Udin membaca koran, ia baru mengetahui bahwa daerah Jawa Timur membeli pulp sebagai bahan baku kertas dari daerah Kalimantan Selatan. Sebaliknya, Kalimantan Selatan juga membeli kebutuhan pokok seperti beras, jagung, gula pasir, tepung terigu, dan pupuk dari Jawa Timur.

Adakah saling ketergantungan dalam bacaan teks di atas?
  • Ada, pada bacaan diatas terjadi saling ketergantungan antara daerah Jawa Timur dan daerah Kalimantan Selatan. Daerah Jawa Timur membutuhkan pulp untuk bahan baku pembuatan kertas dari daerah Kalimantan. Sedangkan daerah Kalimantan membeli kebutuhan pokok seperti beras, jagung, gula pasir, tepung terigu, dan pupuk dari Jawa Timur.


Sumber Artikel: http://www.ipapedia.web.id/2017/01/pembahasan-tema-8-subtema-1-pembelajaran-1.html

0 komentar:

Posting Komentar