Proses Tumbuhan Hijau Mengolah Makanan

Jumat, 17 Maret 2017

Proses Tumbuhan Hijau Mengolah Makanan

Makhluk hidup terdiri atas manusia, hewan dan tumbuhan. Salah satu ciri yang dimiliki oleh makhluk hidup yaitu makan. Apa saja yang kita makan? Nasi, sayuran, buah-buahan, dan lauk. Dari manakah makanan itu berasal? Sebagian besar makanan itu berasal dari tumbuhan. Makhluk hidup seperti manusia memperoleh makanan dari hewan dan tumbuhan, demikian juga dengan hewan. Ada hewan yang makanannya berasal dari tumbuhan dan ada pula hewan yang makanannya berasal dari hewan lain. Nah sekarang bagaimana dengan tumbuhan?

Dari manakah tumbuhan hijau memperoleh makanan? Tumbuhan juga merupakan makhluk hidup, akan tetapi tumbuhan merupakan makhluk hidup yang dapat membuat makanannya sendiri. Makanan yang dihasilkan merupakan bahan makanan bagi manusia dan hewan. Oleh karena itu tumbuhan disebut penghasil makanan atau produsen.
Proses pengolahan makanan pada tumbuhan disebut fotosintesis. Bahan-bahan untuk membuat makanan adalah air (H2O) dan karbondioksida (CO2). Bahan-bahan diperoleh dari dalam tanah. Pengambilannya diserap tumbuhan melalui akar, khususnya rambut akar. Sedangkan karbondioksida diperoleh melalui mulut daun (stomata) dan lubang kecil pada batang (lentisel). Fotosintesis hanya terjadi pada tumbuhan yang berdaun hijau saja. Hal ini karena daun tersebut memiliki klorofil atau zat hijau daun. Klorofil diperlukan untuk proses pembuatan makanan. Klorofil bertugas mengikat cahaya, misalnya cahaya matahari.

Bagaimanakah proses fotosintesis itu terjadi? Tanah mengandung zat hara yang dibutuhkan tumbuhan. Tumbuhan mengambil zat hara yang terdapat di tanah melalui akarnya. Zat hara diserap oleh rambut-rambut akar yang halus. Selain menyerap air, tumbuhan juga menyerap karbon dioksida melalui lentisel (pori-pori kulit batang) dan stomata (mulut daun). Air yang mengandung zat hara dan karbon dioksida ini akan diangkut ke daun melalui batang lewat pembuluh kayu (xilem).Dengan bantuan cahaya matahari, air dan karbon dioksida itu diolah menjadi zat tepung (karbohidrat) dan oksigen. Tanpa cahaya matahari, tumbuhan tidak dapat melakukan fotosintesis. Karbohidrat sebagai hasil dari proses fotosintesis akan diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan. Bagi tumbuhan karbohidrat ini berguna untuk pertumbuhan, perkembangan, berkembang biak, dan sebagainya. Namun tidak semua karbohidrat tersebut akan digunakan. Sebagian akan disimpan oleh tumbuhan sebagai cadangan makanan. Hasil fotosintesis selain karbohidrat adalah oksigen. Gas ini sangat dibutuhkan oleh hewan dan manusia. Oksigen dimanfaatkan untuk bernapas. Gas oksigen akan dilepaskan tumbuhan ke udara dan akan dimanfaatkan makhluk hidup yang lain.

Hasil fotosintesis akan disimpan sebagai cadangan makanan. Kumpulan karbohidrat ini diubah menjadi amilum atau zat pati. Jadi cadangan makanan yang tersimpan dalam tumbuhan berupa amilum. Cadangan makanan ini akan digunakan oleh tumbuhan pada saat bahan-bahan di tanah mulai menipis atau pada saat malam hari dan saat musim kemarau. Tempat tumbuhan menyimpan makanan, misalnya pada umbi, buah, biji dan batang.

A. Tumbuhan menyimpan makanan cadangan di dalam umbi.
Umbi merupakan bagian tanaman yang mengembang. Umbi berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan makanan cadangan. Ada beberapa macam umbi antara lain seperti berikut.
  1. umbi batang adalah bagian batang yang menggembung di dalam tanah, contohnya kentang;
  2. umbi akar adalah akar yang menggembung, contohnya ketela pohon, dahlia dan talas;
  3. umbi lapis adalah bagian batang yang menggembung berlapis-lapis, contohnya bawang merah dan bawang putih.
B. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan di dalam batang, antara lain sagu dan tebu.
C. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada buah, antara lain pisang, mangga, apel, dan jeruk.
D. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada biji, antara lain kacang tanah, kedelai, padi, dan kacang hijau.
E. Tumbuhan yang menyimpan cadangan makanan pada daun, antara lain bayam dan kangkung.

Manfaat Tumbuhan Hijau Bagi Manusia dan Hewan
Selain manusia, hewan juga memanfaatkan tumbuhan. Bagian tumbuhan yang dapat dimanfaatkan hewan antara lain daun, biji, bunga, dan batang. Daun dan biji umumnya dimakan oleh binatang pemakan tumbuhan (herbivora). Batang dan ranting ada yang dimakan dan ada pula yang digunakan untuk membuat sarang atau tempat tinggal. Manusia memanfaatkan tumbuhan untuk berbagai keperluan, antara lain seperti berikut.

1. Tumbuhan sebagai Sumber Makanan
Berikut adalah makanan yang diperoleh manusia dari tumbuhan.
a. Daun : daun pepaya, kubis, selada, bayam
b. Bunga : bunga turi, bunga kol, bunga pisang
c. Buah : mangga, jambu, sawo, anggur, nanas
d. Umbi : kentang, wortel, singkong, lobak
e. Tunas : taoge, rebung
f. Biji : kacang hijau, jagung, beras

2. Sandang atau Pakaian
Beberapa jenis pakaian terbuat dari bahan kain katun. Kain katun ini dibuat dari serat yang berasal dari tanaman kapas.

3. Tumbuhan sebagai Obat Tradisional
Di Indonesia banyak tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai obat. Misalnya pil kina sebagai obat penyakit malaria. Ada juga umbiumbian yang dimanfaatkan sebagai jamu. Contohnya: kunyit, kencur, jahe, temulawak, dan sebagainya.
4. Tumbuhan sebagai bumbu masakan
Keanekaragaman tumbuhan di negara kita menghasilkan rempahrempah. Biji, buah maupun umbi tanaman ini bermanfaat sebagai penyedap atau bumbu masakan. Tanaman tebu menghasilkan gula, yaitu pemanis alami. Hasil rempah-rempah, misalnya bawang merah, bawang putih, lada, cengkeh, pala dan sebagainya.
5. Tempat Tinggal dan Perabot Rumah Tangga
Beberapa jenis kayu digunakan untuk membuat rumah dan perabot rumah tangga. Misalnya pohon jati dan mahoni dibuat meja, kursi, pintu, dan tiang rumah.
6. Menyimpan Air

Tumbuhan juga dimanfaatkan manusia sebagai tempat menyimpan cadangan air dan mencegah erosi. Apabila kita perhatikan lingkungan sekitarmu. Sekarang ini banyak hutan yang ditebangi. Akibatnya saat musim hujan terjadi banjir serta tanah longsor. Sebaliknya saat musim kemarau, udaranya panas dan terjadi kekurangan air/kekeringan.

7. Pensuplai Oksigen
Tumbuhan sebagai pensuplai oksigen yang dibutuhkan manusia dan hewan. Ingat bahwa hasil lain fotosintesis tumbuhan adalah oksigen. Oksigen sangat diperlukan oleh manusia dan hewan untuk bernapas. Selain itu, tumbuhan juga turut menjaga keseimbangan jumlah karbon dioksida di bumi. Karbon dioksida merupakan gas yang berbahaya bagi manusia dan hewan. Karbon dioksida banyak dihasilkan asap kendaraan bermotor dan cerobong asap pabrik. Jadi, tumbuhan hijau membantu menyeimbangkan jumlah gas oksigen dengan karbon dioksida.

Bagaimana Jika Tidak Ada Tumbuhan Hijau?

1. Bumi Terasa Panas
Adanya karbon dioksida sebenarnya berfungsi menangkap panas matahari sehingga menghangatkan bumi. Akan tetapi jika jumlahnya berlebihan menyebabkan bumi terasa panas. Jika tidak ada tumbuhan, maka jumlah oksigen dan karbon dioksida tidak seimbang. Akibatnya suhu bumi menjadi naik.
2. Sumber Air Menjadi Kering
Tumbuhan dapat berfungsi sebagai penyimpan air. Saat musim hujan, air terserap ke dalam tanah dan disimpan oleh akar-akar tanaman. Air ini sebagai cadangan saat kemarau. Jika tidak ada tanaman maka air hujan langsung mengalir ke badan air. Dan sebaliknya saat kemarau sumber air menjadi kering.
3. Tidak Terdapat Kehidupan di Dunia
Tumbuhan sebagai penyedia oksigen. Oksigen sangat diperlukan manusia dan hewan untuk bernapas. Selain penyedia oksigen, tumbuhan hijau juga sebagai bahan makanan bagi manusia dan hewan. Manusia dan hewan tidak dapat membuat makanan sendiri. Apabila tumbuhan hijau sudah tidak ada maka lambat laun kehidupan di dunia ini akan musnah.


Sumber Artikel: http://www.ipapedia.web.id/2015/02/proses-tumbuhan-hijau-mengolah-makanan.html

0 komentar:

Posting Komentar