Macam-macam Dan Cara Menghitung Skala Termometer, Rumus Konversi Suhu

Macam-macam Dan Cara Menghitung Skala Termometer, Rumus Konversi Suhu

Suhu atau biasa disebut juga dengan temperatur merupakan derajat panas atau dingin dari suatu benda. Suhu suatu benda tergantung pada energi kinetik (gerak) dari molekul-molekul benda yang ada di dalamnya. Suhu suatu benda biasanya dinyatakan dalam satuan derajat Celcius. Dan, untuk mengukur suhu kita dapat menggunakan alat yang disebut termometer. Ada beberapa skala satuan suhu, misalnya Celcius (C), Reamur (R), Fahrenheit (F), dan Kelvin (K). Diantara skala satuan suhu tersebut, skala Celcius merupakan skala yang paling banyak dipakai di berbagai negara di seluruh dunia, kecuali negara-negara yang berbahasa Inggris, mereka umumnya menggunakan skala Fahrenheit.

Satuan Celcius ditetapkan oleh seorang ilmuwan Swedia bernama Celcius yang melakukan pengukuran dengan mengambil es yang sedang mencair sebagai titik bawah yang disebut 0 derajat Celcius, sedangkan titik atasnya adalah suhu air yang sedang mendidih pada tekanan 76 cmHg yang disebut 100 derajat Celcius. Dari skala Celcius tersebut, suhu suatu benda dapat dinyatakan (dikonversi) ke dalam skala lainnya dengan rumus (formula) tertentu yang sudah ditetapkan.

Berikut ini adalah pembahasan tentang skala termometer dan konversi suhu yang meliputi skala termometer, macam macam skala termometer, konversi skala termometer, cara konversi satuan, rumus konversi suhu, konversi suhu, contoh soal konversi suhu.

Macam-macam Skala Termometer

Berikut ini adalah skala-skala yang digunakan pada termometer.

1. Skala Celsius

Skala ini ditetapkan oleh fisikawan Swedia bernama Andreas Celsius dengan satuan yang digunakan disebut Celsius, dilambangkan C. Skala terendah didasarkan pada titik beku air, yaitu 0º C dan tertinggi yang merupakan titik didih air, yaitu 100º C. Skala ini sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

2. Skala Fahrenheit

Ditetapkan oleh seorang Fisikawan berkebangsaan Jerman, yaitu Gabriel Daniel Fahrenheit. Satuannya adalah fahrenheit, dilambangkan F. Titik beku air skala fahrenheit adalah pada suhu 32º F dan titik didihnya 212º F. Skala ini banyak digunakan oleh negara-negara di Benua Amerika dan Eropa.

3. Skala Reamur

Skala terendah dari termometer dengan satuan Reamur ini adalah 0º R dan skala tertingginya adalah 80º R. Termometer dengan skala ini merupakan termometer yang jarang digunakan.

4. Skala Kelvin

Skala ini ditetapkan oleh William Thomas Thompson Kelvin, ilmuwan berkebangsaan Inggris. Berbeda dengan yang lain, skala ini dibuat berdasarkan batasan enegi kinetik yang dimiliki oleh benda.

Berdasarkan teori kinetik partikel, benda berhenti bergerak pada suhu nol mutlak sebesar -273º C yang kemudian ditetapkan sebagai titik terendah, yaitu 0 K.

Sehingga pada skala kelvin titik beku air adalah 273 K dan titik didihnya 373 K. Skala ini digunakan sebagai Sistem Internasional karena kepraktisan penggunaannya dibandingkan dengan skala yang lain.

Untuk mengetahui hubungan antara keempat skala di atas, perhatikan tabel berikut.
Hubungan Beberapa Skala Termometer
Tabel: Hubungan Beberapa Skala Termometer

Rumus Konversi Suhu

Karena skala Celsius adalah skala yang banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari, berikut cara pengubahan skala Celsius menjadi skala yang lain:

1. Celsius-Fahrenheit




2. Celsius-Reamur





3. Celsius-Kelvin



Contoh Soal Konversi Suhu

Suhu suatu benda jika diukur menggunakan termometer skala Celsius menunjukkan angka 20º C. Berapakah suhu benda itu jika diukur dengan:
a. Skala Fahrenheit
b. Skala Reamur
c. Skala Kelvin

Penyelesaian:

Diketahui : suhu benda = 20º C

Ditanya :
a. Suhu dengan satuan º F
b. Suhu dengan satuan º R
c. Suhu dengan satuan K

Jawab:

a. 20º C = ( 9/5 × 20 + 32 º F = ( 45 + 32 )º F = 77º F

Jadi, suhu benda pada skala Fahrenheit adalah 77º F.

b. 20º C = ( 4/5 × 20)º R = 16º R

Jadi, suhu benda pada skala Reamur adalah 16º R.

c. 20º C = (20 + 273)K = 293

Jadi, suhu pada skala Kelvin adalah 293 K.

0 komentar:

Posting Komentar