Pengertian dan Contoh Kontravensi beserta Bentuk-bentuk Kontravensi

Website Informasi Seputar Tips Android, Komputer, Pendidikan,Biss Key, Frekuensi Tv, Chanel Tv, Pengertian, Contoh

Pengertian dan Contoh Kontravensi beserta Bentuk-bentuk Kontravensi

Kontravensi merupakan salah saatu bentuk interaksi sosial yang bersifat disosiatif, diantar bentuk interaksi sosial disosiatif adalah konflik, kontravensi dan persaingan. Pada pembahasan kali ini kita akan membahas secara lengkap tentang pengertian kontravensi, contoh-contoh kontravensi, bentuk-bentuk kontravensi dan lain-lain. Menurut kamus besar bahasa Indonesia, kontravensi berarti proses persaingan dan pertikaian yang ditandai oleh gejala ketidakpastian mengenai pribadi seseorang dan perasaan tidak suka yang disembunyikan terhadap kepribadian seseorang.

Contravention atau kontravensi adalah suatu bentuk proses sosial yang berada antara persaingan dengan konflik. Kontravensi ditandai dengan gejala-gejala adanya ketidakpastian mengenai diri seseorang atau suatu rencana, perasaan tidak suka yang disembunyikan, kebencian, atau keragu-raguan terhadap kepribadian seseorang. Kontravensi dapat tertuju pada suatu pandangan, pikiran, keyakinan, atau rencana yang dikemukakan oleh seseorang atau kelompok lain.

Berikut adalah pembahasan tentang salah satu bentuk interaksi sosial disosiatif yaitu kontravensi yang meliputi Pengertian kontravensi, macam macam kontravensi, bentuk bentuk kontravensi, contoh kontravensi, tipe tipe kontravensi.

Pengertian Kontravensi

Apakah yang dimaksud dengan kontravensi?
Kontravensi merupakan bentuk proses sosial yang berada di antara persaingan dan pertentangan. Kontravensi menunjukkan suatu sikap yang mengarah kepada ketidaksenangan.

Macam-macam Bentuk Contoh Kontravensi

Bentuk-bentuk kontravensi antara lain:
  1. Kontravensi intensif, misalnya penghasutan, desas-desus, dan mengecewakan pihak lain.
  2. Kontravensi rahasia, misalnya berkhianat, membuka rahasia orang lain di muka umum.
  3. Kontravensi taktis, misalnya intimidasi, provokasi, membingungkan lawan, dan sebagainya.
  4. Kontravensi umum, misalnya mengacau pihak lain, berbuat kekerasan, dan sebagainya
  5. Kontravensi sederhana, misalnya mencaci maki, memfitnah, dan sebagainya.

Macam-macam Tipe Kontravensi

Adapun tipe-tipe kontravensi meliputi:
  1. Kontravensi jenis kelamin, misalnya perbedaan pendapat antara kaum perempuan dengan kaum laki-laki.
  2. Kontravensi parlementer, misalnya masalah kelompok mayoritas dengan minoritas.
  3. Kontravensi generasi masyarakat, misalnya perbedaan pendapat antara golongan tua dan muda.

0 komentar:

Posting Komentar