Pengertian Proses Terjadinya Fotosintesis Pada Tumbuhan Secara Singkat, Sederhana Beserta Gambarnya

Pengertian Proses Terjadinya Fotosintesis Pada Tumbuhan Secara Singkat, Sederhana Beserta Gambarnya

Pengertian Proses Terjadinya Fotosintesis Pada Tumbuhan Secara Singkat, Sederhana Beserta Gambarnya - Diskusi ini akan membahas tentang fotosintesis, fotosintesis, fotosintesis, fotosintesis, fotosintesis, reaksi terang dan reaksi gelap terhadap fotosintesis, reaksi gelap terhadap fotosintesis dan reaksi cahaya pada sintesis foto.

Fotosintesis
Pernahkah Anda memperhatikan tanaman yang tumbuh di tempat yang cukup terkena sinar matahari? Bagaimana dengan tanaman yang berada di tempat yang gelap? Tanaman yang tumbuh di tempat yang mendapat sinar matahari secara langsung biasanya tumbuh lebih baik. Daunnya lebih segar dan subur.

Tanaman membutuhkan energi matahari untuk membuat makanan. Proses pembentukan makanan dengan menggunakan sinar matahari disebut fotosintesis. Bagaimana fotosintesis terjadi? Mari belajar bersama.

Memahami fotosintesis

Apa itu fotosintesis?
Pengertian fotosintesis adalah otosintesis adalah proses pemanfaatan energi matahari oleh tanaman hijau untuk mengubah bahan kimia anorganik menjadi bahan makanan.
Sinar matahari yang digunakan dalam proses fetosintesis adalah spektrum cahaya yang terlihat, dari ungu hingga merah.

Pengertian dan Proses Terjadinya Fotosintesis Pada Tumbuhan

Selama proses fotosintesis dihasilkan karbohidrat dan oksigen. Volume oksigen akibat proses fotosintesis dapat diukur. Oleh karena itu, untuk mengetahui tingkat produksi fotosintesis dapat dilakukan dengan mengukur volume oksigen yang dilepaskan dari badan tanaman.

Fotosintesis hanya terjadi pada sel-sel yang memiliki pigmen fotosintesis. Kejadian fotosintesis terjadi pada kloroplas. Kloroplas adalah organella dimana ada daun hijau atau zat klorofil. Klorofil mampu menyerap spektrum warna yang dipancarkan oleh sinar matahari.

Kloroplas hadir pada jaringan pagar dan jaringan spons.
Dilihat dari strukturnya, kloroplas terdiri dari:

1. Stroma

Stroma adalah membran ganda yang menutupi ruangan yang penuh dengan cairan. Membran membentuk sistem membran thylakoid dalam bentuk bangunan yang disebut kantung thylakoid.

2. Grana

Butiran adalah lapisan kantung thylakoid. Klorofil hadir dalam membran tilakoid dan mengubah energi cahaya menjadi energi kimia. Acara berlangsung di dalam thylakoid. Pembentukan glukosa sebagai produk akhir fotosintesis terjadi di stroma.

Tahapan Proses Fotosintesis

Proses fotosintesis berlangsung dalam dua tahap, yaitu reaksi ringan dan reaksi gelap.

1. Reaksi Ringan

Reaksi terang terjadi pada grana. Dalam reaksi ringan, tanaman menangkap air dan CO2 kemudian mengolahnya menggunakan sumber energi matahari yang ditangkap oleh klorofil.

Selanjutnya, gula dan air dengan bantuan sinar matahari diubah menjadi gula (glukosa), O2, dan uap air. O2 dan uap air dikeluarkan dari badan tanaman, sedangkan gula dibuat ke dalam makanan tanaman.

Apakah Anda tahu mengapa kita merasa segar di bawah pohon pada siang hari? Ini karena proses fotosintesis pada pohon menghasilkan O2 dan H2O (uap air) yang membuat udara lebih segar.

Pengertian dan Proses Terjadinya Fotosintesis pada Tanaman
Gambar: Proses fotosintesis

Secara umum proses fotosintesis dapat digambarkan sebagai berikut.

A. Cahaya mencapai sel daun yang mengandung klorofil.

B. Klorofil menyerap energi cahaya dan mengubahnya menjadi energi kimia.

C. Udara yang mengandung karbon dioksida ke daun daun melalui stomata. Selanjutnya, karbon dioksida menyebar di antara sel daun.

D. Akar menyerap air yang dibutuhkan tanaman untuk fotosintesis. Air mengalir dari akar ke batang dan kemudian ke daun.

E. Molekul air dipecah oleh energi cahaya menjadi oksigen dan hidrogen. Molekul hidrogen bergabung dengan molekul CO2 untuk membentuk glukosa.

F. Fotosintesis menghasilkan glukosa dan oksigen. Skema fotosintesis dapat dilihat pada gambar berikut.

2. Reaksi Gelap (siklus Calvin)

Reaksi gelap (siklus Calvin) terjadi di dalam stroma (rongga daun). Dalam siklus Calvin, H2 dilepaskan dari molekul air (H2O) akan terikat oleh NADP dan membentuk NADPH2, sementara O2 tetap berada dalam keadaan bebas.

Dalam reaksi gelap terjadi serangkaian reaksi siklik (berulang) yang membentuk gula dari CO2 dan energi (ATP dan NADPH). Reaksi ini tidak membutuhkan cahaya.

Energi yang digunakan dalam siklus Calvin diperoleh dari reaksi ringan. Saat reaksi gelap terjadi proses respirasi seluler.

Glukosa yang diperoleh dalam reaksi ringan digunakan oleh tanaman untuk membentuk senyawa organik lainnya seperti selulosa yang merupakan komponen utama dari tumbuhan dan juga bisa dijadikan bahan bakar.

Pernapasan pada tanaman terjadi di malam hari. Tanaman bercita-cita dan melepaskan CO2, uap air, dan energi. Karena itu, pada malam hari udara di bawah tanaman terutama yang berdaun banyak akan terasa pengap, sedikit lembab dan gerah.

Karbon dioksida menyerap panas dari lingkungan yang menyebabkan udara menjadi panas. Udara lembab yang dirasakan disebabkan kelembaban yang dilepaskan.

Spektrum Cahaya Fotosintesis

Proses fotosintesis terjadi dengan bantuan sinar matahari. Dari semua radiasi matahari yang dipancarkan, hanya panjang gelombang yang berada dalam kisaran cahaya yang terlihat dengan panjang gelombang 380-700 nm yang dapat digunakan untuk fotosintesis.

Cahaya nampaknya terbagi atas beberapa spektrum antara lain sebagai berikut.

A. Lampu merah
Spektrum cahaya merah memiliki panjang gelombang antara 610-700 nm.

B. Terang hijau muda
Spektrum cahaya kuning muda memiliki panjang gelombang 510-600 nm.

Cahaya biru
Spektrum cahaya biru memiliki panjang gelombang antara 410-500 nm.

D. Violet cahaya
Spektrum cahaya ungu memiliki panjang gelombang <400 nm.

Setiap spektrum cahaya memiliki pengaruh yang berbeda terhadap proses fotosintesis. Hal ini terkait dengan jenis dan sifat pigmen dalam kloroplas sambil menangkap cahaya pada fotosintesis.

Pigmen yang ada di dalam membrane granit menyerap cahaya yang memiliki panjang gelombang tertentu. Pigmen yang berbeda menyerap cahaya dengan panjang gelombang yang berbeda.

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Fotosintesis

Tingkat fotosintesis dipengaruhi oleh beberapa faktor. Beberapa faktor utama yang menentukan laju fotosintesis adalah sebagai berikut.

1. Intensitas cahaya
Tingkat fotosintesis mencapai puncaknya saat ada banyak cahaya.

2. Konsentrasi karbondioksida
Semakin banyak karbon dioksida di udara, jumlah bahan yang dapat digunakan tanaman untuk melakukan fotosintesis juga lebih banyak.

3. Suhu
Suhu berperan dalam semua jenis reaksi biokimia di tubuh tumbuhan, terutama yang melibatkan aksi enzim.

Enzim yang bekerja dalam proses fotosintesis hanya akan bekerja pada suhu optimum. Secara umum, laju fotosintesis akan meningkat seiring dengan meningkatnya suhu hingga batas toleransi enzim.

0 komentar:

Posting Komentar