Pengertian Surat Niaga dan Jenis Surat Niaga (Dagang) Disertai Contohnya

Website Informasi Seputar Tips Android, Komputer, Pendidikan,Biss Key, Frekuensi Tv, Chanel Tv, Pengertian, Contoh

Pengertian Surat Niaga dan Jenis Surat Niaga (Dagang) Disertai Contohnya

Pengertian Surat Niaga dan Jenis Surat Niaga (Dagang) disertai contohnya - Surat Komersial dalam arti surat niaga atau surat komersial dan jenis surat niaga atau dagang, yang berfungsi dan bertujuan untuk menjelaskan surat niaga atau dagangl, dalam arti surat dagang, surat niaga/ dagang adalah surat yang ditulis untuk kepentingan bisnis atau perdagangan

Dengan demikian, surat perjanjian jual beli dapat diklasifikasikan ke dalam surat karena di dalamnya terkait dengan kepentingan bisnis. Isis letter melibatkan penjual dan pembeli. Untuk mengetahui jenis huruf komersil atau Jenis Surat Dagang mari kita lihat pernyataannya seperti di bawah ini.

Pengertian Surat Niaga dan Jenis Surat Niaga (Dagang)


Jenis-Jenis Surat Niaga atau Surat Dagang

Berikut ini merupakan berbagai jenis surat niaga yang biasa digunakan dalam kepentingan bisnis antara lain :
a. Surat Perjanjian jual beli 
b. Surat Penawaran 
c. Surat Permintaan
d. Surat Pesanan
e. Surat Pengantar pengiriman barang
f. Surat Pemberitahuan penerimaan barang
g. Surat pengiriman pembayaran
h. Surat pengakuan penerimaan pemabayaran, dan lain sebagainya

Dapat disimpulkan bahwa surat niaga ada beberapa macam, diantaranya seperti dibawah ini:

Surat penawaran.
Surat permintaan.
Surat pesanan barang atau jasa.
Surat pengiriman barang.
Surat pengakuan penerimaan pembayaran.
Surat permintaan untuk penangguhan pembayaran.
Surat keberatan.
Surat pengaduan.
Surat tagihan.
Surat edaran.
Surat telegram dan penegasannya.
Itulah beberapa contoh atau jenis-jenis dari surat niaga.

fungsi surat niaga

Adapun fungsi dari surat niaga diantaranya sebagaimana berikut ini:

  1. Berfungsi sebagai bukti nyata hiitam di atas putih, khususnya surat-surat perjanjian.
  2. Berfungsi sebagai alat pengigat, sebab surat dapat diarsipkan dan dapat dilihat lagi jika memang dibutuhkan.
  3. Berfungsi sebagai duta ataupun wakil penulis untuk berhadapan dengan lawan bicaranya.
  4. Berfungsi sebagai pedoman kerja dalam menjalankan tugas.
  5. Berfungsi sebagai alat promosi.
  6. Berfungsi sebagai bahan untuk mengambil suatu keputusan.
  7. Berfungsi sebagai bukti dari sejarah.
Demikian artikel tentang Pengertian Surat Niaga dan Jenis Surat Niaga (Dagang) Disertai Contohnya semoga bermanfaat.

(Sumber :Cerdas Berbahasa Indonesia, Hal : 82, Penerbit : Erlangga. 2006.Jakarta, Penulis : Engkos Kosasih)

0 komentar:

Posting Komentar