Agar Komputer Tidak Lemot Kenali Penyebab Dan Cara Mengatasinya

Agar Komputer Tidak Lemot Kenali Penyebab Dan Cara Mengatasinya
Agar Komputer Tidak Lemot Kenali Penyebab Dan Cara Mengatasinya
Komputer yang lambat, alias kinerjanya sangat lambat seperti kura-kura yang sangat menjengkelkan apalagi ketika terburu-buru melakukan sesuatu. Marah-marah hanya melampiaskan emosi tanpa digunakan. Ini seperti membeli komputer baru! Tapi tunggu, harga komputer tidak murah, walaupun punya cukup uang untuk membelinya, tetapi Anda harus terlebih dahulu memberdayakan apa yang sudah dimiliki jika spesifikasi komputer Anda masih memenuhi syarat untuk melakukan pekerjaan Anda.

Komputer dengan prosesor terbaru bisa lambat, jika Anda tidak peduli dan menggunakannya dengan baik. Jika Anda mengalami masalah, Anda tidak perlu khawatir, kali ini akan membahas tentang Cara Menjaga Komputer Tanpa Lemot dan cara mengatasinya untuk membantu Anda.
Agar Komputer Tidak Lemot Kenali Penyebab Dan Cara Mengatasinya


1. Telalu Banyak Program Startup

Saat menyalakan komputer, ada beberapa program yang secara otomatis dijalankan di awal masuk ke layar desktop windows atau startup. Durasi pemuatan komputer, akan sangat dipengaruhi oleh jumlah program startup, semakin banyak program akan semakin memperpanjang pemuatan komputer.

Untuk itu jumlah program startup harus dibatasi, jangan terlalu banyak membuat komputer kita menjadi lambat.Berikut cara mengurangi program startup di Windows:


  • Klik Start -> Run atau tekan Win + R
  • Ketik msconfig lalu tekan enter
  • pilih Tab Startup
  • hilangkan checklist pada program yang tidak ingin dijalankan pada saat startup.
  • Anda bisa memilih opsi disable all untuk men-unchek semua program, tapi ini tidak disarankan untuk dilakuan. Beberapa program misalnya antivirus, sebaiknya dijalankan saat startup.
2. Terlalu Banyak Program yang di Install

Ketika membeli penjual komputer biasanya menginstal banyak program, terkadang tidak semua program yang kita butuhkan. Terkadang ada juga dua program / tipe yang serupa, tetapi kita bisa menggunakan salah satunya saja.

Jumlah program yang diinstal mempengaruhi kapasitas memori komputer, dan tentu saja mempengaruhi kinerja komputer. Kita harus menghapus program yang tidak perlu, dan tidak perlu menginstal lebih dari satu program yang serupa, sehingga kapasitas ruang memori lebih lapang, dan kinerja komputer tidak terlalu berat.

Berikut cara untuk meng-uninstall program komputer:

  • Buka Control Panel
  • Pilih Menu Uninstall Program
  • Pilih Program yang akan kita uninstall
  • Klik menu Uninstall lalu tunggu hingga proses peng-uninstallan selesai.
3. Terlalu Banyak ‘Sampah’ yang tidak di bersihkan

Sama seperti di rumah, komputer juga menyimpan banyak 'sampah' digital yang kami hasilkan saat menggunakan komputer. Sampah dapat berupa file yang kami hapus, file sementara, Tempat terbaru, atau riwayat dan cookie di browser. File yang kami hapus, tidak benar-benar dihapus dari komputer, file-file itu akan disimpan di Recycle Bin kecuali kami menghapusnya secara permanen. Kami harus menghapus file sampah secara berkala, agar tidak mengisi ruang di memori dan memperlambat kinerja komputer.

  • Buka (double klik) Recycle Bin, yang ada pada layar desktop atau pada stat menu.
  • Blok semua isi file lalu hapus secara permanen
  • Untuk menghapus temporary files:
  • Buka C:\Users\\AppData\Local\Temp
  • Blok semua isi file lalu hapus dengan menekan tombol delete.
  • Untuk menghapus Recent Places
  • Buka My Computer – Favorites – Recent Places
  • Blok semua isi file lalu hapus dengan menekan tombol delete.
  • Untuk menghapus history dan cookies pada browser
  • Buka aplikasi Browser (dalam contoh ini penulis menggunakan browser Chrome)
  • Klik ikon menu (berupa tiga titik sejajar di pojok kanan atas jendela browser) lalu buka menu History/ Riwayat.
  • Tekan ikon menu pada jendela Riwayat, lalu pilih menu Hapus data penjelajahan.
  • Blok semua isi file lalu hapus dengan menekan tombol delete.

4. Terserang Virus/ Malware/ Spyware
Jika komputer diserang oleh virus / malware / spyware, selain itu komputer lambat juga berpotensi merusak data yang tersimpan di komputer untuk mengancam privasi Anda jika Anda menggunakannya untuk berselancar di dunia maya. Untuk membendung kedatangan virus, tentu Anda harus menginstal antivirus. Pilih antivirus tepercaya, jangan menginstal antivirus apa pun.

Jika komputer Anda terinfeksi virus, untuk mengatasinya Anda harus melakukan pemindaian menyeluruh pada komputer Anda, termasuk pada sistem C. Anda harus melakukannya melalui mode simpan.

5. Hardisk perlu di Defrag

Jika komputer Anda sudah cukup lama untuk dibeli, dan selama waktu itu Anda tidak pernah melakukan disk defragmented pada hard drive Anda, bisa jadi file data yang tersimpan di dalam hadis tidak tersusun dengan rapi. Data yang berantakan akan mempengaruhi ruang dalam memori, seperti lemari yang berantakan, terasa penuh ketika tidak.

Dengan mendefrag hard drive, data yang disimpan akan tersusun rapi, sehingga ada lebih banyak ruang tersisa di memori hard disk. Untuk melakukannya sebagai berikut:

  • Buka menu Start -> All Program -> Accesories -> System Tool -> Disk Defragmenter.
  • Klik partisi disk yang akan anda defrag, lalu klik Defragment Disk. Secara otomatis, system akan melakukan analisis sebelum mendefrag partisi hardisk yang anda pilih, namun jika anda ingin mengetahui terlebih dahulu, apakah partisi tersebut perlu di defrag atau tidak, klik Analyze Disk.
  • Tunggu hingga system selesai melakukan tugasnya. Lama proses defragment bergantung tingkat ‘keberantakan’ file data anda.
6. Hardisk Terlalu Penuh
Ini biasanya terjadi jika komputer yang Anda gunakan sudah cukup lama. Kapasitas hard drive lama tidak sebesar kapasitas hard drive terbaru. Sebagai contoh, ukuran output dari hard drive 2005 hanya puluhan GB, sedangkan output hard drive pada tahun 2010 dan di atas kapasitasnya mencapai ratusan GB. Program perangkat lunak terbaru berukuran lebih besar daripada perangkat lunak lama, dan file seperti dokumen, foto, musik, dan video jauh lebih besar.

Jika Anda menyimpan terlalu banyak file, hingga ruang kosong pada hard drive Anda hampir tidak ada, itu akan sangat mempengaruhi kinerja komputer. Bukan hanya membuatnya lambat, tetapi juga bepotensi merusak hard drive Anda. Bayangkan jika Anda memiliki lemari, jika Anda melacak banyak barang ke dalamnya sampai penuh, kabinet pasti akan lebih cepat rusak.

Untuk menyelesaikan hard drive lengkap, Anda dapat memindahkan file yang jarang Anda gunakan ke DVD / USB / hard drive eksternal; atau jika mau, Anda juga bisa memindahkannya. Dapat menyimpan fasilitas (penyimpanan cloud) seperti Google Drive.

7. Kapasitas RAM Kurang

Random Access Memory (RAM) adalah penyimpanan data sementara. Tugas menyimpan data / instruksi dari prosesor. Oleh karena itu, RAM komputer memainkan peran penting saat menjalankan program. Jika data / instruksi yang dijalankan prosesor saat menjalankan program terlalu berat, maka kinerja komputer akan melambat, karena ruang memori terbatas. Ini dapat terjadi jika Anda menginstal perangkat lunak baru di komputer lama, atau jika Anda membuka terlalu banyak program sekaligus.

Cara termudah untuk menyelesaikan ini adalah dengan meningkatkan atau menambah kapasitas RAM ke komputer Anda. Cara lain Anda juga dapat menambahkan Virtual Memory, tetapi cara ini cukup rumit dan sedikit berisiko.

8. Spesifikasi Komputer tidak memadai

Seperti disebutkan di atas, perkembangan teknologi semakin maju, membuat perangkat lunak terbaru menjadi lebih rinci dan kaya fitur tentu saja meningkatkan ukuran perangkat lunak. Untuk itu, jika Anda menggunakan perangkat lunak baru di komputer lama, itu akan sangat mempengaruhi kinerja komputer. Jenis prosesor yang digunakan, kapasitas RAM, Hardisk dan VGA pada komputer akan sangat berpengaruh.

Jika Anda diminta untuk menggunakan perangkat lunak terbaru, atau menginginkan kecepatan yang hanya dapat diperoleh dari komputer dengan spesifikasi terbaru, tampaknya sudah waktunya untuk mengganti komputer Anda. Pilihan lain Anda dapat meng-upgrade perangkat keras komputer Anda. Namun sebelum melakukan itu, periksa dulu kemampuan motherboard dan komponen pendukung lainnya, apakah itu mendukung upgrade yang akan Anda lakukan atau tidak.