Laptop / Komputer Sering Not Responding Ini 7 Penyebab yang Perlu Diketahui

Laptop atau komputer saat ini memang salah satu alat kerja yang paling penting. Digunakan untuk menyelesaikan tugas kantor, tugas sekolah hingga kuliah meski tentu membutuhkan laptop yang sehat dan menghindari kesalahan. Namun, karena berbagai faktor terkadang laptop juga rusak, salah satunya adalah laptop yang tidak merespons. Tidak merespons berbeda dari menggantung atau macet. Karena macet atau hang sendiri adalah kondisi dimana laptop berhenti total dan tidak bisa digunakan sama sekali.

Adapun tidak merespon sendiri adalah kondisi dimana ada satu aplikasi di laptop yang tidak merespon berbagai perintah yang pengguna berikan. Perbedaan paling signifikan antara hang dan tidak merespons adalah jika pengalaman laptop tidak merespons kemudian dapat dipulihkan dan dapat digunakan lagi selama pengguna sabar menunggu dan tidak ada asal untuk mengklik bagian yang ada di laptop.
Laptop / Komputer Sering Not Responding Ini 7 Penyebab yang Perlu Diketahui

Contoh lebih rinci untuk situasi di mana pengalaman laptop tidak merespons adalah tempat Anda menjalankan satu program atau aplikasi seperti Microsoft Word misalnya. Kemudian tiba-tiba sistem tidak dapat berjalan terlalu lama maka kotak dialog muncul dengan daftar "Aplicaton is Not Responding", maka layar monitor menjadi putih teduh. Jika satu kali dua kali terjadi tentu tidak apa-apa, tetapi jika ternyata proses tidak menanggapi ini terjadi lagi secara terus menerus maka Anda harus melihat berbagai penyebab laptop sering tidak merespons sebagai berikut.

1. Aplikasi yang terlalu berat

penyebab laptop sering tidak merespon paling sering terjadi pada laptop yang sering digunakan adalah aplikasi yang dibuka memiliki ukuran yang terlalu berat sehingga pekerjaan memberatkan dari laptop Anda. Terlalu besar atau tidaknya aplikasi yang bisa Anda bandingkan dengan ukuran spesifikasi yang dimiliki oleh laptop Anda. Mulai dari ukuran hard disk dan juga ukuran RAM akan sangat menentukan kelancaran aplikasi yang Anda jalankan. Misalnya adna akan membuka atau menjalankan aplikasi yang harus menggunakan setidaknya 2GB RAM tetapi Anda terbuka dengan laptop yang hanya memiliki ukuran 1GB RAM saja pasti akan membuat laptop tidak merespon dan tidak merespons secara langsung.

2. Terlalu Banyak Aplikasi yang Terinstall

Menginstal aplikasi tanpa mengirisnya terlebih dahulu juga menjadi satu hal yang sangat merugikan Anda, karena laptop akan menjadi lebih berat dan tidak bisa bergerak sesuai dengan apa yang seharusnya dilakukan oleh laptop. Meskipun Anda hanya menggunakan satu aplikasi saja tetapi sistem di komputer akan memproses semua aplikasi yang ada pada sistem atau di laptop Anda. Jadi semakin banyak aplikasi yang Anda instal, semakin banyak aplikasi yang juga akan dimuat oleh laptop. Ini tentu saja jika dibiarkan akan membuat kinerja laptop menjadi lebih berat dan dapat mengurangi kapasitas yang ada pada harddisk. Inilah yang juga akan membuat laptop menjadi sulit untuk menjalankan aplikasi dan ini adalah penyebab laptop sering tidak merespons.

3. Tampilan Komputer Berlebihan

Untuk membuat Anda merasa betah di depan laptop biasanya Anda akan membuat tampilan di laptop menjadi semenarik mungkin dengan menambahkan berbagai tampilan di layar laptop. Berbagai hal dapat dilakukan untuk membuat tampilan pada laptop menjadi lebih menarik yaitu seperti menambah gadget, menggunakan terlalu banyak pintasan aplikasi atau bahkan juga menambahkan skinpack yang bertujuan untuk membuat tampilan lebih indah dan lebih menarik. Ini juga bisa menjadi salah satu alasan mengapa Anda akan mendapatkan laptop yang menjadi berat. Tampilan layar pada laptop juga akan mempengaruhi kapasitas RAM yang ada di laptop Anda sehingga jika Anda menggunakan begitu banyak tampilan layar juga akan mengambil ruang RAM yang tersedia di laptop.

4. Aplikasi yang Memang Bermasalah

Aplikasi yang dipasang terkadang juga akan mengalami masalah yang juga akan menyebabkan masalah dengan laptop yang sering menjadi tidak merespons. Aplikasi dapat diputus aplikasi karena berbagai hal, salah satunya adalah aplikasi yang ada di laptop yang terkena virus atau ada file program yang hilang. Jadi, ketika Anda mencoba menjalankannya akan membuat aplikasi menjadi terlalu berat dan membuat Anda tidak bisa menjalankan aplikasi dengan lancar lagi.

5. Aplikasi yang Dijalankan Terlalu Banyak

Satu lagi masalah yang juga menjadi penyebab laptop sering tidak merespons adalah aplikasi yang terbuka dalam satu cara terlalu banyak. Aktivitas multitasking tidak dapat dilakukan untuk semua jenis laptop dan juga harus melihat spesifikasi yang dimiliki oleh laptop Anda. Menjalankan aplikasi besar secara bersamaan akan menyebabkan RAM hilang sehingga tidak ada lagi ruang untuk menjalankan aplikasi dengan benar. Meskipun multitasking dapat membuat pekerjaan Anda lebih cepat atau juga menambah pekerjaan Anda menjadi cepat, tetapi jika terpaksa, tentu saja itu akan membuat Anda terkendala karena laptop yang sering mengeluarkan dialog tidak merespons.

6. Virus dan Malware

Memang, virus dan malware juga menjadi masalah yang bisa sangat merusak laptop. Tidak ada pengecualian juga masalah menanggapi yang mungkin timbul bahkan tidak sekali atau dua kali. Alasan laptop yang sering tidak merespon juga sangat berpengaruh dimana virus atau malware dapat menggerogoti satu per satu bagian yang ada di laptop, terutama pada sistem. Bahkan ada virus yang langsung menghapus bagian-bagian file pada aplikasi yang akan membuat ancaman dan membuat laptop tidak bisa berjalan dengan baik lagi.

7. Hardware yang Bermasalah

Bukan hanya perangkat lunak di laptop saja yang menyebabkan laptop sering tidak merespons. Ada berbagai jenis suku cadang perangkat keras yang ada di laptop dan kemudian menjadi penghalang dan membuat laptop menjadi sering tidak merespons. Harddisk, adalah salah satu perangkat keras yang juga sering mengganggu laptop agar tidak merespons. Hard drive dapat menjadi sangat bermasalah ketika hard drive sudah tidak memiliki terlalu banyak ruang kosong sehingga laptop akan mengalami kesulitan dalam memuat file yang ada. Karena itu, lebih baik menyediakan ruang kosong agar laptop tetap bisa berjalan lancar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel