16 Perbedaan Kabel SATA dan Kabel IDE Secara Umum Kamu Harus Tahu

16 Perbedaan Kabel SATA dan Kabel IDE Secara Umum Kamu Harus Tahu
16 Perbedaan Kabel SATA dan Kabel IDE Secara Umum Kamu Harus Tahu
Kabel SATA dan kabel IDE adalah dua jenis kabel yang digunakan untuk membuat koneksi antar komputer dengan media penyimpanan data seperti hard disk, atau media penyimpanan data lainnya yang terdapat pada komputer. SATA adalah perpanjangan dari Serial Advanced Techonology Attachment / Serial ATA sedangkan IDE merupakan perpanjangan dari Integrated Drive Electronics, kabel ini juga lebih dikenal sebagai Parallel ATA atau PATA.

Selama bertahun-tahun ATA telah menyediakan koneksi ke perangkat penyimpanan data dengan komputer di masa lalu. Namun, sejak awal 2007, keberadaan SATA telah menggantikan penggunaan kabel IDE dalam berbagai aspek.

Istilah ATA terdiri dari sebutan AT yang terkait dengan perusahaan IBM di mana ATA mengacu pada PC / AT yang juga merupakan komputer output IBM serta sistem kabel ATA tujuan pertama dibuat. Antarmuka yang dimiliki oleh ATA awalnya berevolusi dari tahap antarmuka yang dimiliki oleh Integrated Drive Electronics (IDE) keluaran Western Digital. Setelah pengenalan Serial ATA pada tahun 2003, nama ATA diubah menjadi Parallel ATA (PATA)
16 Perbedaan Kabel SATA dan Kabel IDE Secara Umum Kamu Harus Tahu

Masalah yang mungkin terjadi pada kedua kabel ini secara tidak langsung dapat menyebabkan kerusakan pada hard drive. Oleh karena itu, sebaiknya gunakan kabel SATA dan kabel IDE. Dalam diskusi selanjutnya kita akan membahas lebih lanjut tentang perbedaan antara kabel SATA dan kabel IDE.

Kabel SATA

Seperti disebutkan sebelumnya kabel SATA adalah versi terbaru dari kabel ATA. Dengan pengembangan kabel SATA jauh lebih baik jika dibandingkan dengan kabel ATA yang merupakan kabel dari pendahulunya. Penggunaan kabel SATA saat ini banyak digunakan pada komputer yang memiliki spesifikasi yang membutuhkan kecepatan transfer dan akses data yang tinggi. Fungsi kabel SATA lebih terkait dengan penggunaan penggunaan komputer yang lebih modern.

Bentuk kabel konektor SATA memiliki 15 pin dan sedikit lebih kecil bila dibandingkan dengan kabel ATA / IDE. Meski begitu kabel konektor SATA memiliki kapasitas yang tidak kalah dengan kabel ATA / IDE dan bahkan jauh di luarnya dengan transfer rate yang bisa mencapai 1,5 GBps hingga 6 GBps. Kabel SATA sangat sesuai untuk penggunaan jenis hard disk modern yang digunakan oleh kebanyakan komputer saat ini.

Kabel ATA 
Kabel ATA (Advanced Technology Attachment) atau juga dikenal sebagai kabel IDE adalah kabel konektor hard drive yang telah dibuat sesuai standar 1986. Kecepatan transfer yang dimiliki oleh kabel ATA mencapai 133 MBps. Jumlah ini jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan jumlah transfer kabel SATA yang bisa mencapai 6 GBps.

Kabel ATA / IDE lebih sering digunakan oleh komputer keluaran yang lebih tua. Oleh karena itu saat ini untuk menemukan kabel IDE agak sulit karena komputer yang menggunakan kabel jenis ini tidak lagi dapat ditemukan dengan mudah seperti beberapa tahun yang lalu. Berikut adalah 8 kabel SATA dan kabel IDE yang berbeda di komputer.

Karakteristik yang dimiliki oleh Kabel SATA


  1. Kabel SATA sangatlah cocok untuk digunakan pada harddisk atau harddrive yang memiliki kapasitas yang besar. Hal ini sesuai dengan fungsinya yang lebih cenderung diasosiasikan dengan penggunaan komputer yang lebih modern bila dibandingkan dengan penggunaan kabel IDE yang cenderung diasosiasikdan dengan penggunaan komputer yang lama.
  2. Penyambungan dan pemasangan kabel SATA terhadap media penyimpanan yang ada pda komputer sangatlah mudah bila dibandingkan dengan penyambungan dan pemasangan kabel IDE.
  3. Untuk menyambungkan media penyimpanan data dengan komputer menggunakan kabel SATA, pengguna komputer hanya perlu menyambungkan kabel dengan port yang benar untuk dapat berhasil membuat koneksi yang dapat bekerja. Inilah hal yang membuat penyambungan dan pemasangan kabel SATA menjadi sangat mudah.
  4. Kabel SATA menggunakan daya listrik yang lebih sedikit bila dibandingkan sambungan kabel IDE. Hal ini membuat media penyimpanan seperti harddisk yang tersambung dengan kabel SATA menjadi tidak cepat panas dan mampu mempertahankan suhu relatif normal meskipun telah digunakan untuk waktu yang cukup lama.
  5. Penggunaan kabel SATA dari segi pemasangan dan juga penyambungan lebih efisien dan tidak memerlukan banyak ruang. Hal ini dikarenakan dimensi dan ukurannya yang relatif kecil. Dengan ukuran yang relatif kecil, penataan kabel SATA dapat dilakukan dengan tidak memakan tempat sehingga tidak mengganggu bagian dalam casing CPU.
  6. Dengan ukurannya yang relatif kecil, penggunaan kabel SATA pada bagian dalam CPU tidak akan menghalangi sirkulasi udara. Sehingga akan meningkatkan sirkulasi udara yang ada dalam casing CPU komputer. 
  7. Manajemen kabel SATA lebih mudah bila dibandingkan kabel IDE. Selain bentuk kabel yang berukuran kecil. Kabel ini juga memiliki dimensi panjang yang dapat mencapai 1 meter. Ini membuat penggunaan kabel yang ada pada kabel SATA menjadi lebih fleksibel bila dibandingkan dengan penggunaan kabel ATA/ IDE.
  8. Pada penggunaan media penyimpanan modern kabel SATA mampu memberikan performa yang terbaik terhadap kelebihan dan kekurangan harddisk SSD.

Karakteristik yang Dimiliki Oleh Kabel ATA/IDE


  1. Kecepatan transfer data yang dimiliki oleh kabel ATA/IDE jauh lebih lambat bila dibandingkan dengan kecepatan transfer data yang dimilik oleh kabel ATA.
  2. Panjang kabel yang dimiliki oleh kabel ini hanyalah 18 inci  (46 cm) sehingga fleksibilitas yang dimililkinya tidaklah sebsear yang dimiliki oleh kabel SATA.
  3. Penggunaan kabel ATA/IDE tidak lebih mudah dan kurang eifisien bila dibandingkan dengan penggunaan kabel SATA. Untuk dapat menyambungkan dan melakukan pemasangan pada media penyimpanan komputer kita perlu membuat “jumper setting” yang benar dan juga haruslah mengikuti aturan prosedur master-slave yang tepat untuk dapat berhasil membuat koneksi antara media penyimpanan dengan komputer yang ingin dipasangkan.
  4. Harga kabel ATA/IDE sedikit lebih mahal bila dibandingkan dengan kabel SATA
  5. Selain itu kabel ATA / IDE tidak dapat ditemukan dengan mudah bila dibandingkan dengan kabel SATA karena kebanyakan orang telah menyadari bahwa penggunaan kabel ATA/ IDE tidak lagi banyak digunakan oleh orang – orang.
  6. Ukuran kabelnya yang relatif lebih besar bila dibandingkan dengan kabel ATA/ IDE hal ini membuat manajemen kabel ATA lebih sulit bila dibandingkan dengan kabel SATA.
  7. Kabel ATA/IDE tidak memungkinkan dilaksanakannya proses pelepasan harddisk seperti yang dapat dilakukan dengan menggunakan kabel SATA.
  8. Dibalik banyaknya kekurangan yang dimiliki oleh kabel ATA/IDE. Menurut para pengguna yang telah menggunakan kabel ATA/IDE dengan waktu yang lama mengakui bahwa kabel ini lebih kuat dan lebih tahan lama dalam durasi pemakaiannya bila dibandingkan dengan penggunaan kabel SATA. Hal ini juga secara tidak langsung mengurangi kemungkinan terjadinya resiko penyebab kerusakan harddisk.


Itu tadi pembahasan mengenai 8 perbedaan kabel SATA dan kabel IDE. Sampai jumpa lagi di pembahasan selanjutnya.