3 Cara Overclock Processor AMD yang Aman Harus Diperhatikan

3 Cara Overclock Processor AMD yang Aman Harus Diperhatikan
3 Cara Overclock Processor AMD yang Aman Harus Diperhatikan
Overclock adalah aktivitas untuk mengatur beberapa pengaturan pada prosesor agar dapat ditingkatkan ke kemampuan maksimumnya. Kegiatan ini biasanya dilakukan oleh orang yang sudah profesional di bidang komputer.

Dengan overclock, pengguna komputer bisa mendapatkan kinerja komputer yang lebih baik meski menggunakan komponen yang sebenarnya kinerja normal. Overclock sangat erat kaitannya dengan gamer, karena gamer menginginkan tampilan gim yang bermain lebih terlihat dan tidak ada masalah.

Komponen komputer yang menjadi objek untuk peningkatan kinerja adalah prosesor. Salah satu merek prosesor di pasaran saat ini adalah AMD. Untuk meningkatkan kinerja prosesor AMD Anda agar dapat mencocokkan kinerja prosesor terkini, Anda bisa melakukan beberapa cara overclocking yang akan kita bahas di bawah ini.
3 Cara Overclock Processor AMD yang Aman Harus Diperhatikan

Namun, sebelum Anda memulai overclocking, dengan metode apa pun yang Anda ketahui, ada hal-hal yang harus Anda ketahui. Anda harus tahu bahwa overclocking prosesor memiliki risiko yang sangat rentan dan dapat menyebabkan masalah. Yang pasti, dengan overclocking pada prosesor akan membuat Anda kehilangan garansi. Kedua, langkah-langkah overclocking ini dapat membuat laptop Anda rusak secara permanen jika tidak dilakukan dengan hati-hati. Jadi jika Anda tidak siap menghadapi risiko, kami sarankan Anda meninggalkan niat Anda sebelum bertindak terlalu jauh.

Selain itu, ada beberapa hal mengenai artikel ini, diantaranya:


  • Kami tidak bertanggung jawab jika cara overclock prosesor AMD yang kami bahas ini mengakibatkan laptop atau komputer anda rusak, meledak, terbakar, atau kerugian lainnya.
  • Jika anda melakukan semua langkah-langkah pada artikel ini, maka kami anggap Anda sudah paham dengan resiko yang kemungkinan terjadi.

Sebelum Anda melakukan overclock, jangan ragu untuk membaca hal-hal yang terkait dengan batasan pengaturan yang mungkin pada prosesor AMD Anda di situs web resmi AMD. Temukan juga informasi tentang modul RAM yang Anda gunakan. Untuk mendapatkan informasi rinci tentang prosesor dan RAM, Anda dapat mengunduh beberapa perangkat lunak seperti CPU-Z atau Speccy. Loh, mengapa RAM juga harus dipertimbangkan juga? Untuk informasi Anda, ketika Anda melakukan overclock prosesor, maka secara otomatis RAM yang ada di komputer Anda harus di-overclock juga.

Nah, berikut ini beberapa cara untuk melakukan overclocking terhadap prosesor AMD yang bisa Anda ikuti.

1. Cara Overclock Processor Laptop Dengan Menyesuaikan Setting BIOS

Cara pertama yang dapat Anda lakukan untuk melakukan overclock prosesor AMD adalah dengan menyesuaikan pengaturan BIOS di laptop atau komputer Anda. Rupanya, ada beberapa pengaturan di BIOS yang dapat Anda gunakan untuk melakukan overclock pada prosesor AMD Anda. Berikut langkahnya:
  1. Masuklah ke BIOS dengan menekan tombol F1, F2, F8, atau Delete,tergantung dari merek laptop atau komputer yang Anda gunakan. Jika Anda tidak menemukan tombol khusus tersebut, silahkan merujuk ke buku manual laptop atau komputer Anda atau Anda bisa mencari tahu melalui internet. Sebagian besar laptop dan komputer memiliki tombol masuk ke BIOS yang hanya itu-itu saja, kalau bisa dibilang.
  2. Carilah tab menu untuk pengaturan CPU. Hanya sedikit tipe laptop atau komputer yang memperbolehkan penggunanya untuk mengakses pengaturan yang lebih kompleks. Jika anda tidak bisa atau lebih tepatnya tidak boleh melakukan overclock melalui BIOS, silahkan Anda lanjut ke cara yang lain.
  3. Aktifkan CPU Host Clock Controller atau sejenisnya di halaman setting CPU. Jika sudah ketemu, coba naikkan CPU frequency sekitar 5 persen dan simpan pengaturan tersebut.
  4. Restart laptop atau komputer Anda dan cek jika ada masalah pada stabilitasnya. Jika setelah pemakaian normal sekitar 5 sampai 10 menit tidak ada hal yang aneh, Anda bisa mengulangi lagi langkah ketiga di atas dengan menaikkan pengaturannya sampai sekitar 20 persen. Setelah itu, amati lagi jika muncul gejala-gejala yang aneh seperti suhu yang berlebih, aplikasi sering crash, atau tiba-tiba muncul blue screen. Jika sudah mengalami gejala-gejala tersebut, segera shut down laptop anda secepatnya. Lalu masuk BIOS lagi, dan kurangi CPU frequensi ke 5 persen.
Pastikan Anda tidak menemui gejala komputer tidak bisa masuk BIOS jika melakukan cara ini.

2. Overclock Processor Laptop Dengan Software Pihak Ketiga

Sebenarnya, cara overclock prosesor laptop dengan perangkat lunak pihak ketiga kurang lebih sama dengan cara pertama di atas, yaitu ketika Anda melakukannya dengan mengubah beberapa pengaturan di BIOS. Alasannya karena Anda berdua mengatur beberapa pengaturan agar kinerja prosesor menjadi lebih maksimal. Kali ini, Anda akan menggunakan perangkat lunak pihak ketiga.

Ini bisa dilakukan jika laptop BIOS atau komputer Anda tidak memungkinkan untuk mengubah pengaturan di dalamnya. Jadi Anda harus menggunakan perangkat lunak lain yang memungkinkan pengguna untuk mengubah pengaturan di BIOS. Berikut langkahnya:

  • Download dan instal software overclock processor yang sesuai dengan spesifikasi laptop atau komputer Anda. Pastinya, software tersebut harus bisa dipakai pada processor AMD.
  • Jalankan software overclocking tadi, dan carilah bagian untuk mengatur setting CPU.
  • Naikkan setting front-side bus multiplier mulai dari 5 persen sampai mencapai sekitar 20 persen. Naikkan juga clock speed-nya.
  • Gunakan software stress testing untuk menguji stabilitas sistem pada komputer atau laptop Anda.
3. Overclock Processor Laptop Dengan Overdrive (AMD)

Sebagai informasi, perangkat lunak resmi untuk overclock yang dirilis oleh AMD (Overdrive) hanya dapat digunakan pada prosesor AMD kelas atas. Perangkat lunak resmi AMD juga dapat digunakan sebagai cara untuk meningkatkan AMD VRAM. Berikut langkah-langkah untuk menggunakan:

  • Download dan install aplikasi AMD OverDrive. Baca dokumentasi software tersebut sampai Anda mengerti untuk menghindari kesalahan.
  • Ikuti semua instruksi yang ada pada buku manualnya. Jangan menaikkan clock speed processor melebihi parameter atau nilai yang direkomendasikan oleh AMD.
  • Jalankan software stress testing selama kurang lebih 12 jam untuk menentukan apakah setting overclock yang Anda atur layak diteruskan atau harus diubah lagi.
Berbicara mengenai overclock, ada hal-hal yang harus Anda perhatikan, diantaranya:

  • Pastikan anda mengerti semua resikonya
  • Siapkan dana cadangan untuk beli komputer atau laptop baru (ini serius lohh)
  • Baca lagi semua manual atau petunjuk yang tersedia sampai Anda yakin
  • Siapkan semua peralatan yang diperlukan
  • Pastikan kipas dan lubang exhaust pada komputer atau laptop Anda bersih, agar panas yang timbul bisa cepat dikeluarkan
  • Lepaskan baterai laptop. Hal tersebut untuk sekedar jaga-jaga agar ketika laptop menjadi tidak stabil, Anda tinggal mematikannya dengan cara mencabut kabel ke sumber listrik.
Lalu, apa saja yang harus Anda lakukan ketika melakukan overclock?

  • Jika terjadi apa-apa, jangan panik dulu.
  • Pastikan anda mengetahui tanda-tanda sistem mulai tidak stabil. Salah satunya seperti ciri-ciri processor rusak.
  • Gunakan kipas pendingin tambahan yang sumber dayanya terpisah dari laptop atau komputer. Usahakan jangan menggunakan listrik dari port USB untuk menyalakan kipasnya
  • Naikkan kecepatan sistem sedikit demi sedikit. Jangan langsung naik secara drastis
  • Pastikan anda tahu letak baterai BIOS dan jumper reset BIOS
  • Lakukan tes stabilitas menggunakan software benchmark. Amati apabila komputer atau laptop Anda mengalami hang.
  • Cek temperaturnya. Jangan sampai CPU panas karena suhunya melebihi angka 70 derajat ketika sistem sibuk. Untuk pengguna AMD, Anda bisa menggunakan software SpeedFan.


Setelah overclock, Anda juga harus melakukan hal-hal berikut:

  • Jika sistem sudah berjalan lancar, catat pengaturan yang anda ubah, agar saat nanti terjadi sesuatu, Anda bisa melakukan pengaturan kembali dengan aman.
  • Kembalikan semua perubahan ke pengaturan normal, saat Anda ternyata tidak membutuhkan kinerja super tinggi seperti yang Anda harapkan. Mau tak mau, overclock akan memiliki konsekuensi pada konsumsi daya listrik yang bertambah.
Sekian artikel kami pada kali ini mengenai cara overclock processor AMD. Semoga artikel kami ini bermanfaat untuk Anda